5 Keuntungan Bisnis Kontrakan yang Perlu Anda Ketahui

Kalau ada pertanyaan, bisnis apa yang paling menguntungkan? Tentunya tidak ada satu jawaban pasti karena semua bisnis bisa jadi menguntungkan jika dijalani dengan berani dan serius. Berjualan barang, menjajakan jasa, sampai dengan jadi perantara bisa disebut sebagai bisnis yang mendatangkan keuntungan.

keuntungan bisnis kontrakan

Namun, bisnis yang baik bukan hanya mendatangkan untung yang besar, tetapi juga keuntungan yang stabil dalam jangka panjang. Salah satu bisnis yang banyak mendatangkan keuntungan dalam jangka panjang adalah bisnis kontrakan. Walaupun membutuhkan modal yang cukup besar, bisnis kontrakan pastinya bisa menjadi salah satu pilihan usaha yang menggiurkan.

Nah, seperti apa gambaran keuntungan bisnis kontrakan? Berikut adalah 5 di antaranya:

1. Pasar yang Terus Meningkat

Sasaran tepat untuk bisnis kontrakan adalah pekerja, pasangan muda, dan mahasiswa. Beberapa daerah yang bisa menghasilkan keuntungan yang besar adalah kawasan perkantoran, industri, dan di sekitar perguruan tinggi. Dan ingat, tidak semua yang mengontrak itu miskin, itu fakta!

Di daerah-daerah tersebut, peminat untuk kontrakan akan terus ada dan meningkat. Jadi, Anda tidak akan kesulitan menawarkan rumah kontrakan. Dengan sendirinya, penyewa akan datang karena kebutuhan utamanya adalah untuk mencari tempat tinggal yang dekat dengan tempat mereka bekerja atau berkuliah.

Jika rumah yang Anda kontrakkan ada di daerah serupa, itu merupakan suatu keuntungan. Anda tinggal mengolah tempat agar cocok untuk menjadi rumah kontrakan. Kalau tidak, Anda mungkin bisa mulai mempertimbangkan untuk membeli rumah atau tanah yang bisa dibangun menjadi rumah kontrakan.

2. Pemasukan Bulanan yang Rutin dan Stabil

Jika Anda memiliki beberapa unit kontrakan dan semuanya terisi, Anda akan mendapatkan penghasilan bulanan sesuai dengan jumah unit dikalikan dengan harga sewa per bulan. Atau, jika Anda lebih senang mendapatkan uang dengan jumlah besar, Anda bisa meminta pembayaran sewa per enam bulan atau per tahun.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan pemasukan yang rutin dan stabil. Kalau bisa, jalin hubungan yang baik dengan para penyewa agar mereka tetap patuh pada peraturan pembayaran kontrakan. Buat perjanjian tertulis agar urusan sewa kontrakan menjadi jelas dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Beberapa hal yang harus Anda ingat adalah sisihkan pemasukan dari kontrakan untuk pemeliharaan bangunan. Sesekali, mungkin Anda harus memperbaiki atap yang bocor, engsel pintu yang rusak, dan berbagai masalah bangunan lainnya.

Walaupun begitu, pengeluaran untuk pemeliharaan tidak akan memakan banyak biaya jika dibandingkan dengan pemasukan yang Anda dapatkan dari pembayaran sewa. Terlebih lagi jika Anda memiliki lebih dari satu unit kontrakan.

3. Pengelolaan yang Tidak Terlalu Sulit

Seperti yang disebutkan di atas, bangunan pasti membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan. Pemeliharaan yang perlu dilakukan bisa berupa pengecatan ulang agar rapi dan pengecekan secara berkala. Sementara itu, perbaikan hanya dilakukan jika ada kerusakan seperti atap yang bocor dan kerusakan pada bagian rumah yang lain.

Untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut, Anda tidak perlu melakukannya sendiri. Cukup menggunakan jasa orang yang berpengalaman dalam bidang pemeliharaan dan perbaikan rumah, Anda sudah bisa melayani penyewa rumah kontrakan dengan baik.

Jadi, pengelolaan rumah kontrakan bisa dibilang mudah karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya perbaikan dan membayar jasa pekerjanya. Terlebih lagi, pemeliharaan bangunan bisa jadi keuntungan tersendiri bagi Anda, yaitu rumah kontrakan bisa lebih layak huni dan terawat.

4. Dapat Dikerjakan sebagai Sampingan

Berbeda dengan bisnis lain yang harus selalu dicek perkembangannya, rumah kontrakan tidak memerlukannya. Anda bisa mengeceknya sesekali sekaligus untuk bertemu dengan para penyewa dan menagih uang sewa.

Anda bisa mendapatkan pemasukan dari kontrakan sambil tetap bekerja di tempat lain. Ini berarti juga total penghasilan Anda menjadi bertambah. Jika Anda sibuk dan memiliki banyak kontrakan yang disewakan, Anda bisa mempekerjakan seseorang untuk memantau dan melakukan pemeliharaan unit kontrakan.

5. Dapat Dimulai tanpa Modal

Modal yang diperlukan untuk memulai bisnis kontrakan tidaklah sedikit. Setidaknya, Anda butuh puluhan sampai ratusan juta untuk memiliki bangunan kontrakan. Bentuknya bisa terserah Anda, mau berupa rumah petak, rumah mungil, atau kamar saja.

Bagaimana bisa tanpa modal? Tentu saja, Anda bisa membeli bangunan kontrakan yang sudah jadi lalu mencicilnya secara kredit ke bank. Dengan begitu, biaya cicilan yang harus Anda bayarkan bisa didapat dari uang sewa kontrakan yang masuk dari penyewa setiap bulannya. Namun ingat, Anda harus pintar melihat peluang daerah dan juga melakukan pengelolaan keuangan yang tertib agar usaha anda berjalan lancar.

Dilihat dari segi ekonomi, bisnis kontrakan bisa mendatangkan keuntungan sekitar 20 – 25% setiap tahunnya. Dengan kata lain, jika dikumpulkan, Anda bisa balik modal dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun. Belum lagi, harga sewa biasanya naik per dua tahun sekali. Selain itu, bisnis kontrakan juga merupakan investasi yang menguntungkan karena tanah dan bangunan Anda juga akan memiliki nilai yang bertambah setiap tahunnya. Jadi, bisa dijual dengan harga yang tinggi.

Beberapa kekurangan yang mungkin ada pada bisnis kontrakan adalah apabila bertemu dengan penyewa yang nakal, menunggak, atau tidak membayar sewa. Mungkin Anda akan kehilangan pemasukan, tetapi Anda bisa dengan mudah mencari lagi penyewa karena pada dasarnya pebisnis kontrakan dan penyewa saling membutuhkan.

Sebagai pemilik bangunan, Anda juga harus berhati-hati dalam menerima penyewa. Terkadang, ada penyewa yang tidak kita ketahui latar belakangnya, atau pasangan yang ternyata belum menikah. Bisa-bisa, kontrakan Anda malah mendapatkan label buruk dari lingkungan sekitar. Sebaiknya, cantumkan syarat seperti fotokopi KTP dan buku nikah untuk pasangan. Selain itu, jangan sungkan untuk bersosialisasi dengan penyewa agar Anda mengenali dan memiliki relasi yang baik dengan mereka.

Selayaknya semua bisnis, memiliki kontrakan juga harus dijalani dengan konsisten. Apabila Anda konsisten mengumpulkan uang yang Anda hasilkan dari sewa kontrakan, jumlah pemasukan yang Anda dapatkan bisa terasa besar. Setelah dikurangi biaya pemeliharaan, Anda dapat menggunakan keuntungan untuk berinvestasi lagi pada bangunan kontrakan lain atau untuk keperluan pribadi.
Bagaimana, tertarik untuk menjalani bisnis kontrakan? Anda bisa memulainya dengan melakukan survey lokasi yang berpotensi untuk dijadikan kontrakan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*